TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Perdana Menteri Inggris David Cameron mengunjungi dan bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara Rabu (11/4/2012) sekitar pukul 15.00 WIB.
Upacara kenegaraan PM Inggris ini pun di gelar. Kala lagu kebangsaan dua negara dilantunkan, dentuman meriam pun terdengar. 20 dentuman meriam terdengar hingga usai kedua lagu kebangsaan ini dialunkan.
PM Inggris David Cameron, melakukan lawatan perdananya ke Indonesia Rabu (11/4/2012) hingga Kamis (12/4/2012).
Teuku Faizasyah, Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional menyebutkan kkunjungan PM David Cameron diharapkan akan mempererat hubungan bilateral Indonesia–Inggris di berbagai bidang. Utamanya di bidang perdagangan, investasi, dan pendidikan.
Selain itu, keikutsertaan 30 orang pelaku ekonomi Inggris dalam delegasi PM Cameron diharapkan akan membuahkan kerjasama konkret di berbagai sektor ekonomi.
Menurut keterangannya pula, kunjungan PM Inggris akan diawali dengan pertemuan antara SBY dan PM Cameron. "Kemudian keduanya akan melakukan pertemuan bilateral yang akan diikuti oleh delegasi Indonesia dan delegasi Inggris," jelasnya.
Ditegaskan, agenda utama pertemuan bilateral ini adalah untuk memperkokoh kerja sama bilateral kedua negara di berbagai bidang, utamanya bidang perdagangan, investasi, dan pendidikan.
Sementara itu, malam harinya, SBY akan menjamu PM Cameron dalam santap malam kenegaraan.
Sebelum meninggalkan Indonesia, pada 12 April 2012, PM Cameron akan mengunjungi Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Sebelum mengunjungi Tanah Air, Perdana Menteri Inggris David Cameron memulai lawatan Asia dengan mendarat di Jepang Selasa (10/4/2012) pagi, sebelum kemudian melanjutkan perjalanan ke Asia Tenggara dengan membawa misi dagang negeri Inggris Raya.
Di negeri Matahari Terbit ini, PM Cameron dijadwalkan meneken kesepakatan pertahanan bersama yang isinya kesepakatan pengembangan senjata dua negara.
Dalam rombongannya yang antara lain berisi 40 pengusaha penting, terdapat pula sejumlah kontraktor senjata besar.
Wakil Editor bidang politik BBC James Landale, yang ikut dalam rombongan tersebut, mengatakan Jepang pelan-pelan berupaya menyingkirkan larangan perdagangan senjata yang diterapkan di negara itu dan kesempatan ini dimanfaatkan oleh PM Cameron untuk kepentingan ekonomi Inggris.
Sebagaimana dilansir BBC, misi utamanya adalah menarik agar makin banyak investasi ditanam di Inggris dari seluruh penjuru dunia dengan imbalan tawaran berbagai insentif.
Selain Jepang dan Indonesia, PM David Cameron juga akan mengunjungi Burma dan bertemu tokoh demokrasi setempat, Aung San Suu Kyi.
Baca tanpa iklan