News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribun Jakarta Digital Newspaper

Film Finding Srimulat Tak Terkait Pilgub DKI

Penulis: Domu D. Ambarita
Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Group lawak Legendaris Srimulat meriahakan acara SYUKURAN KOMPAS GRAMEDIA 2012 dengan tema KARYA TAWA CINTA yang dibuka oleh Presiden Komisaris Kompas Gramedia Yacob Oetama di Istora Senayan, Jakarta (1/2/2012) Acara Syukuran KG diisi dengan Karnaval yang diikuti 16 Unit Usaha dan dimeriahkan Gruop lawak Srimulat dengan 4 Generasi Srimulat.

Laporan Wartawan Tribun Jakarta

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Film Finding Srimulat telah dilakukan sejak lama. Bukan film dadakan yang dijadikan ajang politik menuju pemilihan gubernur DKI Jakarta, Juni nanti.

"Jangan dihubungkan dengan Pemilukada Jakarta, film ini sudah disiapkan sejak tahun lalu, dan ini tidak ada kaitannya dengan Pemilukada atau politik," ujar Yan Wiedjaya, sebagai publisis pada film Finding Srimulat kepada Tribun Jakarta, Selasa (10/4/2012) malam.

Menurut dia, waktu pembuatan film yang berdekatan dengan pemilihan gubernur DKI Jakarta sekedar kebetulan belaka.

"Kebetulan saja syutingnya di bulan-bulan yang berdekatan dengan pelaksanaan Pemilukada," ucapnya.

Kendati telah termakan umur, grup Srimulat tetap dipuja masyarakat Indonesia. Sejumlah penggemar masih antusias saat Srimulat pentas di atas panggung.

Pentas teranyar yang mempertemukan lintas generasi Srimulat di acara ulang tahun Kompas Gramedia mendapat apresiasi hangat. Bahkan, pentas itu bak menonton konser Magenta.

"Mereka masih kayak nonton konsernya Magenta. Tawa mereka begitu bergemuruh. Itu yang menjadi motivasi kami. Alhamdulilah Srimulat masih ada penggemarnya," ujar Mamiek di Restoran Paramount, Cikini, Jakarta Pusat.

Pentas lintas generasi Srimulat itu menjadi pembuka Mamiek dan kawan-kawan kembali eksis di dunia hiburan. Mereka dikontrak production house Magma Entertainment.

Sejarah Srimulat dibakukan dalam sebuah film berjudul Finding Srimulat.

"Temanya kita mengangkat keseharian person-person Srimulat. Mau enggak mau saya duduk di kursi. Saya harus ketawa," ungkapnya.

Film 'Finding Srimulat' berkisah tentang kehidupan di balik para anggota Srimulat. Atas film tersebut, Mamiek berharap masyarakat melestarikan budaya Srimulat.

"Srimulat merupakan aset bangsa. Ini menunjukkan kepada masyarakat bahwa kita bukan barang jadul, terbengkelai, barang antik," imbuhnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini