News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pesawat Sukhoi Jatuh

Majalah Angkasa Berduka, 2 Wartawan Ikut Penerbangan Sukhoi

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Didi Nur Yusuf (kiri) dan Dody Aviantara, dua jurnalis majalah Angkasa yang ikut jadi korban jatuhnya pesawat Sukhoi.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nicolas Timothy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak redaksi Majalah Angkasa merasa kehilangan atas keberangkatan dua wartawan mereka mengikuti joy flight pesawat Sukhoi Superjet 100, yang dikabarkan jatuh di kawasan pegunungan Salak, Jawa Barat.

"Kami merasa kehilangan ketika mendengar kabar pesawat yang ditumpangi rekan kami hilang," ujar Harzan Djajasasmita yang bekerja di bagian redaksi majalah Angkasa di kantornya, Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (10/5/2012).

Harzan menerangkan, sebelum kedua rekannya yaitu Didi Nur Yusuf (fotografer) dan Dody Aviantara mengikuti demo penerbangan atau joy flight, semua berjalan secara normal tidak ada sesuatu yang janggal. "Sebelum berangkat normal-normal saja," kata Harzan.

Sejauh ini, lanjut Harzan, pihaknya terus melakukan pantauan dengan mengikuti perkembangan pencarian tim yang dilakukan oleh berbagai pihak seperti Basarnas, TNI, dan anggota kepolisian setempat sampai menurunkan reporter ke lokasi diperkirakan pesawat tersebut hilang.

"Kami sudah ada orang yang memantau di Halim Perdanakusumah dan ada tim yang berangkat ke sana (lokasi jatuhnya pesawat)," kata Harzan.

Seperti diketahui, pesawat Sukhoi Superjet 100 yang terbang dari Bandara Halim Perdana Kusumah hilang saat melakukan demo penerbangan. Diperkirakan pesawat tersebut jatuh di Kawah Ratu setelah hilang kontak.

BERITA TERKAIT:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini