News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pesawat Sukhoi Jatuh

Derita Tim SAR, Susah Air Hingga Bersihkan Tinja Pakai Tisu

Penulis: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tim evakuasi yang sedang bersiaga di Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/5/2012). Dari 12 tim, masing 6 anggota Kopassus, dan 6 Federasi Panjat Tebing Indonesia.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Tim SAR Gabungan yang berasal dari TNI, Polri, PMI, dan sejumlah relawan lainnya mengeluhkan sulitnya air bersih di lokasi evakuasi Pesawat Sukhoi Super Jet 100 di Puncak Salakk Satu, Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat.

Air yang dikirimkan lewat helikopter hanya diperuntukkan untuk orang-orang yang turun ke tebing Manik, lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100.

Tentu saja hal tersebut membuat Tim SAR Gabungan banyak mengalami dehidrasi.

"Air harus diirit-irit karena tidak ada mata air di sini," kata seorang relawan dari Pramuka Cianjur, Reza, Senin (14/5/2012).

Bahkan untuk buang air besar pun Tim SAR Gabungan hanya menggunakan tisu atau dedaunan yang ada di sekitarnya.

Untuk air minum, orang-orang yang berada di lokasi evakuasi Puncak Salak Satu saling berbagi.

Hal tersebut menjadi ladang penghasilan buat masyarakat yang ada di sekitar Gunung Salak, mereka rela ke atas puncak Salak Satu untuk menjual minuman mineral.

Namun, tentu saja harganya berbeda. Mereka menjualnya dengan harga tiga kali lipat dari harga normal.

*Silakan klik di Sini untuk update berita: Pesawat Sukhoi Jatuh

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini