News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pesawat Sukhoi Jatuh

Jangan Berisik di Gunung Salak Kalau Tak Mau Mendung

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Foto yang dirilis Basarnas menunjukkan lokasi evakuasi yang dilakukan tim SAR terhadap jenazah korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak Jawa Barat, di posko krisis center Sabtu (12/5/2012). Tim SAR berhasil mengevakuasi 16 kantong Jenazah ke Jakarta, yang langsung dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk dilakukan identifikasi. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Bila menggali cerita mistik Gunung Salak, tentu tidak akan pernah ada habisnya. Menurut warga penunggunya sangat sensitif bila merasa terganggu.

Warga asli Cipelang, Engkus saat ditemui Tribun bercerita bahwa cuaca di Gunung Salak akan cepat berubah bila penunggunya merasa terganggu.

"Kalau ada keramaian saja, pasti akan cepat berubah cuacanya menjadi mendung," ucap Engkus saat ditemui Tribun di Cipelang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (15/5/2012).

Menurutnya kalau ada acara-acara musik, tentu seketika saja hujan pasti turun "Apalagi kalau musik degungan (gamelan) pasti hujan," ucapnya.

Menurutnya penunggu Gunung Salak sangat sensitif bila merasa terusik, jangankan orang luar, warga sekitar saja akan tersesat bila berbicara yang tidak sopan.

"Pokoknya harus jaga sopan santun di gunung ini," ucapnya.

Gunung Salak langsung dikenal dunia setelah pesawat Sukhoi Jet 100 jatuh menabrak Puncak Manik atau Puncak Salak Satu, Rabu (9/5/2012).

Berita begitu cepat, sampai media asing pun terus mengikuti kecelakaan pesawat buatan Rusia tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini