News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pesawat Sukhoi Jatuh

Keluarga Heni Stefani Kasih Data Tambahan ke Tim DVI

Penulis: Y Gustaman
Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota Tim SAR mengevakuasi kantong mayat dari helikopter di Cijeruk. Selasa (15/5/2012) Tim SAR pada Senin, 14 Mei 2012, menemukan sebuah pemancar darurat dari pesawat jet Rusia yang menabrak sebuah gunung berapi aktif di Indonesia tetapi mengatakan mereka belum menemukan perekam penerbangan yang bisa menjelaskan kecelakaan mematikan.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yogi Gustaman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keluarga pramugari Sky Aviation Heni Stefani mendatangi posko antemortem DVI Indonesia di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Raden Said Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (17/5/2012).

"Kita diminta melengkapi keterangan soal ciri-ciri tubuh. Rambut Heni kecoklatan, tahi lalat kecil di sebelah kanan leher. Tahi lalat di atas sebelah kanan dada. Jari manis kiri cincin mas putih," ujar Zainuddin kepada wartawan usai memberi data tambahan.

Menurut Zainuddin, Heni adalah anak bungsu dari enam bersaudara. Heni menjadi pramugari Sky Aviation belum genap satu bulan. Ia pernah menjadi pramugari di maskapai lokal seperti Adam Air, dan Sriwijaya Air.

Keluarga mengaku kaget ketika nama Heni ada dalam daftar penumpang demo terbang kedua pesawat Sukhoi Superjet100 yang jatuh di Gunung Salak, Rabu (9/5/2012) pekan lalu.

Pasalnya, Heni memberitahu keluarga tugas perdananya pada tanggal 15 Mei.

Zainuddin datang atas inisiatif keluarga setelah melihat kabar kartu tanda pengenal Heni dari televisi. Karenanya, Zainuddin datang bersama keluarga lainnya sekaligus menambahkan data antemortem tambahan seperti disebutkan di atas.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini