News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pesawat Sukhoi Jatuh

Keluarga Kenali Jenazah Edward dari Tato Apache

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah, di posko evakuasi Puncak Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (15/5/2012). Pesawat Sukhoi Superjet 100 jatuh di Gunung Salak Sukabumi, Jawa Barat, Rabu 3 Mei lalu saat melakukan demo penerbangan yang disebut Joy Flight.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keluarga korban Sukhoi Edward Panggabean memenuhi panggilan tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk mencocokkan data.

Setelah melihat foto-foto korban yang dievakuasi, mereka yakin Edward termasuk salah satu di antaranya. Apalagi setelah mereka melihat tato bergambar kepala suku Apache.

"Hari ini kami datang untuk memberikan foto kepada pihak rumah sakit. Kebetulan ada fotonya di laptop (komputer jinjing)," ujar adik Edward, Uneng Pangabean di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Raden Said Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (17/5/2012).

Uneng yang datang bersama dua orang kerabatnya itu mengenakan baju merah muda. Ia yakin bahwa Abang, panggilan kakaknya sudah ditemukan setelah sekian lama proses evakuasi.

Dia juga sangat berharap proses identifikasi dapat secepatnya selesai, mengingat pihak keluarga ingin menyemayamkan jenazah Edward di Pondok Kelapa.

"Pihak kepolisian belum mengatakan apa-apa. Kalau jenazah yang teridentifikasi itu kami yakin bukan abang kami, karena tidak pernah memberikan rekam gigi," jelas dia.

Uneng menyebutkan, salah satu ciri dari abangnya adalah tato kepala suku Apache yang ada di bahu kanan.

BACA JUGA:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini