News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Calon Presiden 2014

JK Ungguli Ical di Survei, Golkar: Sekarang Zamannya Ical

Penulis: Y Gustaman
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aburizal Bakrie (tengah) didampingi Theo Sambuaga (kanan)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil Survei Soegeng Sarjadi Syndicate(SSS) menempatkan Jusuf Kalla di atas posisi Aburizal Bakrie alias Ical untuk maju jadi calon presiden 2014. Terkait hal itu, Wakil Ketua Umum DPP Golkar Fadel Muhammad mengakui hasil survei SSS dengan keunggulan JK dibandingkan Ical cukup menarik. Namun ia meminta semua pihak tidak lantas memvonis Ical tidak usah mencalonkan diri sebagai presiden pada 2014 nanti, karena sekarang katanya merupakan eranya Ical.

"Kita mesti menghargai Pak Ical adalah ketua partai. Pak Kalla dulu Ketum Golkar. Beliau telah menggunakan haknya sebagai ketua partai untuk mencalonkan diri jadi presiden. Ini saatnya Pak Ical menggunakan haknya sebagai ketum partai," ujar Fadel di Jakarta, Rabu(6/6/2012).

Fadel menambahkan, perbedaan survei antara Ical dan JK tidak rendah-rendah amat. Masih ada waktu untuk Ical meningkatkan popularitasnya selama dua tahun ini.

"Kalau beliau berjuang dengan baik di tempat rendah, lalu jadi naik ya Alhamdulilah," kata Fadel.

Seperti diketahui sebelumnya, Survei Pemetaan Capres 2014 Soegeng Sarjadi Syndicate(SSS) di 33 provinsi mencakup 163 kabupaten atau kota yang dilaksanakan pada 14-24 Mei 2012 dengan metode stratified random sampling lewat 2192 responden menempatkan JK di posisi atas dibandingkan Aburizal Bakrie untuk menjadi capres.

"Dukungan publik terhadap Jusuf Kalla mencapai 14.9 persen. Sedangkan Aburizal Bakrie mendapat 10.6 persen. Adapun Surya Paloh hanya 5.2 persen," ungkap Koordinator SSS Muhammad Dahlan di Four Season Hotels, Jakarta, Rabu (6/6/2012).

Popularitas JK, menurut Dahlan, ketiga di bawah Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto dengan 25.8 persen dan Ketua Umum DPP PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan 22.4 persen.

Alasan memilih capres tersebut, responden melihat karena ketegasannya 22.1 persen, pro rakyat 14.3 persen, jujur 14.1 persen, kemampuan memimpin 13.6 persen dan cerdas 12.2 persen.

Keunggulan JK dibanding Ical juga terlihat dari sebaran pemilih berdasarkan pulau. Di Sumatera, Kalla 15.2 persen, Jawa 10.4 persen, Kalimantan 16.3 persen, Sulawesi 45.1 persen, Bali, NTT dan NTB 11.6 persen, dan Maluku dan Papua 27.1 persen. Jika ditotal seluruh pulau 14.9 persen.

Sementara Ical di Pulau Sumatera mendapat 11.6 persen, Jawa 10.0 persen, Kalimantan 16.3 persen, Sulawesi 8.0 persen, Bali, NTT dan NTB 10.7 persen, dan Maluku dan Papua 10.2 persen. Total keseluruhan dari semua pulau, Ical mendapat 10.6 persen.

Berita Terkait: Calon Presiden 2014
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini