News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Rumah Karyawan ANTV Dibobol Maling

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peristiwa pencurian dialami Production Assisten Sport ANTV, Syakila Dianka (24), di rumahnya, Jalan Wedana Nomor 6 Otista, Jatinegara, Jakarta Timur sekira pukul 08.00 WIB pagi tadi.

Dianka yang baru terbangun dari tempat tidur kaget ketika handphone milikinya raib beserta dua hanphone lain.

"Total ada tiga handphone, yaitu iPhone, serta dua Blackberry Onyx. Dompet saya berisikan uang Rp 500.000 juga diambilnya," ujar Dianka saat melaporkan kejadian tersebut di Polsek Jatinegara, Kamis (7/6/2012).

Dianka menjelaskan, awalnya kasus pencurian tersebut bermula saat dirinya terbangun dari tempat tidur setelah dibangunkan oleh pembantunya.

Setelah ia bergegas untuk mandi, saat itulah pelaku melancarkan aksinya ketika kamar dalam kondisi tidak terkunci," jelas Dianka.

Lebih jauh, Dianka mengatakan, di rumahnya hanya ada 5 orang penghuni serta satu orang pembantu bersama seorang suaminya.

"Saat itu kondisi rumah memang sepi karena beberapa ada yang sedang tertidur dan mandi. Saya belum memastikan siapa pelakunya, makanya saya melaporkan kepada polisi biar diusut siapa yang melakukan pencurian," tegasnya.

Dirinya saat ini mengaku syok lantaran sebelumnya belum pernah terjadi aksi pencurian seperti ini di rumahnya. "Saya kira kerugian mencapai Rp 15 juta, dan sekarang saya menjadi takut," paparnya.

Sementara itu Kepala SPK Polsek Jatinegara Ipda Purwanto mengatakan, pihaknya siap membantu masyarakat. "Tadi korban meminta agar anggota mendatangi TKP dan melihat adakah bukti yang tertinggal di sana. Melihat dan menginventarisir kehilangan korban," ujarnya.

Purwanto juga menambahkan, sampai saat ini korban belum membuat laporan tertulis atas kasus pencurian tersebut.

"Belum buat laporan, namun kami akan melanjutkan penyelidikan jika memang dibutuhkan. Kami juga belum bisa memastikan siapa pelakunya, apakah orang dalam atau dari luar," tutur Purwanto.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini