News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Neneng Tertangkap

KPK Tetapkan 2 WN Malaysia Tersangka

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Istri M Nazaruddin, Neneng Sri Wahyuni, ditahan di tahanan KPK setelah diperiksa selama 23 jam, Jakarta, Rabu (14/6/2012). Neneng ditahan setelah buron sejak Agustus 2011, karena terkait korupsi PLTS do Kemenakertrans. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua warga negara Malaysia yang diduga ikut membantu tersangka Neneng Sri Wahyuni akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Keduanya yakni M Hasan bin Kushi dan R. Azmi bin Muhammad Yusof.

"Berdasarkan dua alat bukti yang mencukupi, sehingga KPK akhirnya menetapkan dua orang bersangkutan sebagai tersangka," terang Ketua KPK, Abraham Samad di kantor KPK, Jakarta, Kamis (14/6/2012) malam.

Namun, pada kesempatan tersebut, Abraham tidak dapat menjelaskan secara rinci identitas lengkap dan pasal yang dikenakan untuk kedua warga Negeri Jiran tersebut. Hal itu belum dapat dijelaskan lantaran pihaknya masih mendalami peran kedua orang tersebut hingga saat ini.

Yang jelas, sambung Abraham, KPK tidak pernah menyatakan secara resmi keduanya memiliki jabatan strategis seperti pejabat atau penasehat kerajaan di Maraysia.

Seperti diketahui, KPK menangkap dua pria warga Malaysia, Rabu (13/6/2012) petang. Keduanya diduga sebagai pembantu tersangka KPK, Neneng Sri Wahyuni selama pelariannya. Dari Informasi yang dihimpun wartawan, kedua pria asal Negeri Jiran itu bernama Razmi Bin Muhammad Yusof dan Hasan Bin Kushi.

Keduanya digiring ke KPK sekitar pukul 18.15 WIB. Seorang petugas KPK yang tak mau disebut namanya mengatakan jika kedua warga negara Malaysia itu ditangkap di Hotel Oasis Amir di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

Mereka tiba di Jakarta, Indonesia kemarin siang menggunakan pesawat yang sama dengan Neneng. Dugaan sementara, kedua pria tersebut yang membantu menyembunyikan Neneng selama dalam masa pelarian di Malaysia.

"Mereka ke sini (Jakarta) bareng-bareng sama Neneng," kata petugas KPK yang enggan disebut namanya.

Baca Juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini