News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Malaysia Suka Mengklaim Budaya Indonesia

Malaysia Keterlaluan

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Rachmat Hidayat
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi: Bendera Malaysia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR, Hayono Isman, menilai pemerintah Malaysia sudah keterlaluan atas klaim dan rencana mendaftarkan tarian Tor-tor sebagai warisan budayanya. Menurutnya, hal ini tidak boleh dibiarkan mengingat perilaku Malaysia yang kerap mengklaim berbagai budaya Indonesia sebagai miliknya.

"Ini keterlaluan, sehingga harapan saya sebagai anggota DPR berharap bisa dicabut kembali demi hubungan baik kedua negara," kata Hayono di DPR, Jakarta, Senin (18/6/2012).

Sebagai anggota komisi yang membidangi hubungan luar negeri, Hayono mengatakan akan mengusulkan ke Ketua DPR, Marzuki Alie, agar meminta klarifikasi ke pemerintah Malaysia saat kunjungan kerja ke negara ASEA mulai 24 Juni mendatang.

"Menlu (Menteri Luar Negeri) harus segera mengecek. Kalau sudah didaftarkan ke Unesco, seharusnya Unesco menolak, karena tari Tor-tor adalah budaya Sumatera," tandasnya.

Hayono setuju jika tindakan Malaysia ini menunjukan pengingkran terhadap persahabatan kedua negara.

"Ya itulah yang melakukan tindakan ini. Kita dan dunia tahu, kalau Tor-tor budaya kita dan indonesia. Untuk segera membatakan ini," tuturnya.

Diberitakan, Malaysia mengklaim tari Tor-tor dan alat musik Gondang Sambilan (Sembilan Gendang) dari Mandailing, Sumatera Utara, sebagai salah satu warisan budaya negaranya. Melalui Menteri Penerangan Komunikasi dan Kebudayaan Datuk Seri Rais Yatim, pemerintah Malaysia berencana mendaftarkan kedua budaya masyarakat Sumatera Utara itu dalam Seksyen 67 Akta Warisan Kebangsaan 2005.

Berita Terkait: Kasus Hambalang
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini