News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Caleg NasDem Akan Lepas dari Utang Politik dan Kepentingan

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Logo Partai Nasional Demokrat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai NasDem menegaskan dengan membiaya Caleg partai ingin mengakhiri transaksi politik yang liar. Selain itu Partai Nadem ingin membuat suasana menjadi lebih kondusif dari transaksi-transaksi dan kepentingan uang.

"Karena setiap orang yang menjadi anggota dewan dari Nasdem, dia tidak punya utang kepada siapapun dan dia harus fokus memikirkan rakyat dan dia bekerja seoptimal mungkin dan tidak lagi berfikir bagaimana cara mengembalikan uang," Sekjen Partai Nasdem, Ahmad Rofiq mengungkap hal itu kepada media saat ditemui di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (23/6/2012).

Tegas ia mengatakan, dengan Partai sendiri membiaya, itu berarti kader Partai NasDem bisa bekerja penuh dengan ketenangan dan total bekerja buat rakyatnya.

Lebih lanjut, Caleg yang akan dibiayai Partai sendiri bukanlah sembarangan. Parta akan melakukan penjajakan dan seleksi di internal Partai. Karakter memiliki kapabilitas dan moralitas yg tinggi menjadi pertimbangan.

"Caleg Partai NasDem, orang-orang terpilih. Kita bisa melihat banyak dari kalangan praktisi dengan integritas cukup baik. Tetapi dia tak bisa karena gara-gara uang. Nadem ingin support itu agar dia bisa membuat Indonesia lebih baik," ujarnya.

Tegas dikatakan, Kader-kader Partai NasDem yang hadir boleh membantu dan mendukung pendanaan Para Caleg. Tetapi tidak boleh ada ikatan apapun.

"Jadi Surya Paloh membuat parpol dan Hary Tanoe bergabung itu tidak ada transaksi politik. Keduanya sadar ini adalah panggilan perubahan. Kita ingin para pengusaha lainnya yang masuk ke Nasdem dia hadir untuk kepentingan perubahan bukan untuk memperkokoh diri," tegasnya.

Rakyat juga akan diajak untuk membantu perubahan ini terwujud. Ini motivasi yang harus ada ketika masuk ke partai Nasdem.

"Dana itulah yg akan mengoprasikan semuanya. Atribut, keperluan konsolidasi politik dan lainnya," terangnya.

Baca Juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini