News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Wali Kota Semarang Bantah Pernah Ancam Wakilnya

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Walilota Semarang, Soemarmo, diperiksa oleh KPK, di Jakarta, Selasa (8/5/2012). Soemarmo bersdama Sekretaris Daerah Kota Semarang Ahmad Zaenuri, serta anggota DPRD Kota Semarang Agung Purno Sarjono dan Sumartono, diperiksa atas dugaan kasus suap APBD Kota Semarang. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Edwin Firdaus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wali Kota Semarang non-aktif, Soemarmo HS membantah dirinya pernah mengancam wakilnya, Hendrar Prahadi.

"Soal pengancaman, itu sama sekali tidak ada. untuk apa mengancam-ancam. Jadi tidak hal yang seperti itu," ujar Soemarmo seusai persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin (25/6/2012).

Menurutnya, wakilnya yang juga kader PDIP itu, telah berbohong ketika memberikan kesaksian.

Selain itu, Soemarmo menegaskan bahwa, Hendrar aktif terlibat dalam pembahasan APBD Semarang tahun 2012.

"Soal pengakuan dia tidak pernah dilibatkan, padahal dia penanggungjawabnya. Seharusnya ikut proses pembahasan dari awal," tegasnya.

Sebelumnya, Hendrar mengaku sempat diancam Soemarmo karena dituding sebagai pelapor kasus suap tersebut.

Hendrar dianggap sebagai pelapor akibat terbongkarnya kasus dugaan suap Pemkot Semarang terkait pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Semarang tahun 2011.

KLIK JUGA:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini