Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pos ormas ditengarai menjadi pemicu perselisihan antara organisasi yang makin marak, brutal, dan meresahkan masyarakat.
Untuk itu, Polda Metro Jaya meminta Pemerintah Daerah (Pemda) meninjau kembali pembangunan sejumlah pos milik organisasi massa (ormas) di Jakarta.
"Perselisihan di antara ormas itu kan terjadi sejak lama. Ini diduga karena adanya semangat rivalitas yang ada di lapangan," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Jumat (29/6/2012).
Dijelaskan Rikwanto, rivalitas tersebut diwujudkan dalam bentuk pendirian posko-posko dan pemasangan bendera ormas. Posko dan bendera tersebut lalu dijadikan simbol untuk wilayah "kekuasaan" mereka.
Dan karena masalah sepele, perselisihan kerap muncul. "Makanya kami berencana mengumpulkan seluruh ormas untuk cari solusi. Nanti kami akan menghadirkan pimpinan dan perwakilan anggota ormas serta pemerintah daerah tentang penanganan pendirian posko," ungkap Rikwanto.
Rikwanto menambahkan, pertemuan itu nantinya akan difokuskan pada dugaan akar masalah pendirian pos ormas yang sering kali memicu perselisihan.
"Soal pos itu kewenangan Pemda, kalau soal pembubaran ormas itu kewenangan Kemendagri," singkat Rikwanto.
KLIK JUGA:
Baca tanpa iklan