News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kasus Hambalang

Korupsi Pengadaan Al Quran Lebih Bahaya dari Hambalang

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Gusti Sawabi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota Komisi VIII sekaligus anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Zulkarnaen Djabar (kanan) dan kuasa hukumnya, Muhammad Ismail, menggelar jumpa pers tentang kasus korupsi pengadaan Al Quran di Gedung DPR, Jakarta, Senin (2/7/2012). Dalam kasus itu, Zulkarnaen menjadi tersangka penerima suap.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Iberamsjah menilai dugaan korupsi pengadaan Al Quran di Kementerian Agama (Kemenag) membahayakan bagi Partai Golkar.

"Korupsi pengadaan Al Quran sangat bahaya dibandingkan korupsi lainnya misal Hambalang. Korupsi (pengadaan Al Quran) ini paling laknat. Yang benar saja masa kita suci Muslim dikorupsi. Rakyat pasti benci itu," kata Iberamsjah ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Minggu (8/7/2012).

Dugaan korupsi pengadaan Al Quran senilai Rp 35 miliar menyeret Anggota DPR dari Golkar Zulkarnaen Djabar. Politisi dari daerah pemilihan Jawa Barat ini telah ditetapkan tersangka oleh KPK dalam kasus ini.

Menurut Iberamsjah kasus korupsi ini bisa membuat rakyat meninggalkan Golkar.
Lebih bahaya dibandingkan kasus korupsi kompleks olahraga Hambalang Jawa Barat yang menyeret beberapa petinggi Partai Demokrat dan membuat survei Demokrat turun drastis.

"Golkar bukan lagi disorot masyarakat saat ini tapi dibenci gara-gara korupsi ini," kata dia.

(Aco)

baca juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini