News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Mafia Anggaran

Fahd Rafiq Cabut Semua BAP di KPK

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tedakwa, Wa Ode Nurhayati, menjalani persidangan dengan agenda pembacaan nota keberatan, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (19/6/2012). Wa Ode diduga terkait suap kasus alokasi Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID). TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Merasa tak disumpah, saksi Fahd A Rafiq mencabut seluruh keterangannya di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dibeberkannya di hadapan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal tersebut diungkapkannya dihadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor, saat memberikan kesaksian untuk terdakwa Wa Ode Nurhayati di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (17/7/2012).

"Saya cabut semua BAP saya. Ini yang benar semua. Di persidangan ini yang saya mohon di jadikan kesaksian," kata Fahd dihadapan ketua majelis hakim Suhartoyo.

Pada kesaksiannya di persidangan, Fahd mengakui jika melalui Haris Surahman pernah memberikan sejumlah uang agar diuruskan anggaran DPID untuk Kabupaten Aceh Besar, Pidie Jaya, dan Bener Meriah.

"Tapi uang itu sudah dikembalikan sebagian. Tinggal 1 miliar kalau tidak salah," terang Fahd.

Namun saat disinggung, terkait nominal uang yang diberikan ke Wa Ode, Fahd mengatakan lupa, tetapi dapat dipastikan jumlahnya lebih dari 6 miliar.

"Saya lupa. Tapi lebih dari 6 miliar," tandasnya.

Ia pun menguatkan kesaksian Haris Surahman pada pekan lalu. Kesaksian itu perihal transaksi penyerahan jumlah uang ke pihak Wa Ode melalui staf pribadinya Sefa Yolanda.

Pada sidang sebelumnya, Haris Andi Surahman mengatakan bahwa dirinya dimintai tolong pengusaha Fahd A Rafiq untuk dikenalkan dengan anggota Banggar DPR.

Haris kemudian memperkenalkan Fahd dengan Wa Ode melalui Syarif Ahmad. Menurut Haris, Fahd adalah suami Wa Ode. Wa Ode bersedia untuk bertemu dengan Haris di restoran Pulau Dua, Senayan.

Dalam pertemuan itu, Haris mengatakan Fahd minta agar diuruskan anggaran DPID untuk Kabupaten Aceh Besar, Pidie Jaya, dan Bener Meriah.

Klik Juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini