TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Dari sudut ruangan kantornya PT Selalang Prima Internasional yang terletak di Jalan Senopati, Jakarta Selatan, senyum Misbakhun mengembang, sumringah.
Hari itu ia menerima kabar baik dari ujung telepon yang ternyata penasihat hukumnya, bahwa PK yang diajukan diterima Mahkamah Agung.
"Saya lagi di kantor terus dikasih tahu sama pengacara PK saya. Pengacara memberitahu saya, 'Pak Insya Allah hasil PK-nya baik.' Baik bagaimana? Ya baiklah sebagian PK kita dipenuhi," ujar pengacara seperti diulangi Misbakhun kepada Tribun.
Sontak mendapat kabar menggembirakan, sebagai Muslim, Misbakhun langsung sujud syukur, merapal doa sebagai bukti terimakasih kepada Tuhannya.
"Keadilan bagi saya akhirnya datang. Bagi saya ini adalah barakah Ramadhan, kemenangan doa," begitu ucapnya.
Kabar baik itu, tak dirasakan Misbakhun sendiri. Ia sampaikan kepada isteri, anak-anak dan ibunya di rumah. Gelaran syukuran pun dilakukan. Namun Misbakhun tak ingin soal syukuran atas pengabulan PK-nya oleh MA dibesar-besarkan ke publik.
"Bagi saya utama bukan masalah pahit, manis, getir dan sebagainya. Yang penting hikmahnya. Hikmah bagi saya adalah untuk lebih banyak bersabar, lebih banyak ikhlas dalam memperjuangkan kebenaran dan itu lebih penting dari urusan yang bersifat pribadi," kata Misbakhun.
Dari semua itu, Misbakhun paling berterimakasih kepada ibunya di kampung. Kesabarannya selama menjalani masa pidana datang dari sang ibu yang tiap saat meneguhkan hati Misbakhun.
Di usianya yang sudah sepuh, tak berhenti doa sang ibu buat pria yang selalu memakai kacamata ini.
"Saya menganggap ini kemenangan doa ibu saya. Ibu saya doanya luar biasa, dan cerita beliau luar biasa. Beliau sampai sekarang meyakini, 'Kamu tidak bersalah. Dan keyakinan saya ini saya bawa dengan doa.' Kalau ibu saya tegar kenapa anaknya tidak tegar," begitu katanya.
Begitu juga di partai. Meski masuk bui, ia tak merasa ditinggalkan partainya. Buktinya, setelah putusan MA, banyak koleganya mengucapkan syukur dan terus memberikan dukungan moril kepada Misbakhun.
Ia percaya, dukungan partai menjadi kebaikan sendiri baginya mengutarakan kebenaran.
"Yang paling ril ke depan saya lakukan adalah bahwa saya harus memulai bisnis lagi. Kan matahari, masih terbit dan kehidupan harus berjalan. Soal balik ke Senayan, saya serahkan semuanya kepada DPP PKS, dan saya serahkan semuanya ke Fraksi PKS," katanya.
Baca tanpa iklan