News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

KPK Tangkap Bupati

Bupati Buol Akui Terima Rp 3 Miliar dari Hartati Murdaya

Penulis: Edwin Firdaus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pengusaha sekaligus politisi Partai Demokrat, Hartati Tjakra Murdaya, usai diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Amran Batalipu oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Jakarta, Jumat (27/7/2012). Hartati diperiksa selama 12 jam, terkait dugaan suap pengurusan izin hak guna usaha (HGU) usaha perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bupati Buol, Amran Batalipu mengaku jika diberikan uang Rp 3 Miliar oleh pengusaha Hartati Murdaya. Pemberian tersebut dilakukan menjelang pelaksaan Pilkada Kabupaten Buol Sulawesi Tengah pada bulan Juli 2012 lalu.

Karenanya, saat itu Hartati mengundang Amran untuk bertemu di salah satu kantornya di Jakarta.

Demikian dikatakan Amran melalui Pengacaranya, Amat Entedaim di kantor KPK, Senin (6/8/2012) malam.

"Pak Amran diundang bertemu Ibu Hartati di kantornya. Beliau dijemput oleh stafnya di Bandara Soekarno-Hatta menuju ke kantornya," kata Amat.

Lebih lanjut, dikatakannya, jika bantuan yang diberikan saat itu berkaitan dengan kepentingan Pilkada Buol.

Sementara nominal sumbangan hingga Rp3 Miliar disebabkan anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu memiliki dua perusahaan yang bekerja di Buol, yaitu PT Cakra Cipta Murdaya dan PT Hardaya Inti Plantations.

Amat menegaskan jika itu murni bantuan Pilkada dan kontestan lain pun turut kecipratan bantuan dari pemilik Berca Group tersebut.

"Kami punya fakta dan data-data soal itu. Semua akan kami beberkan di persidangan nantinya," tegas Amat.

Berita Terkait: KPK Tangkap Bupati

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini