News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hotel Tempat Istirahat Anas dan Ibas Dijaga Ketat Brimob

Penulis: Abdul Qodir
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum dan Sekjen PD Edhie Baskoro Yudhoyono menemui pimpinan Pondok Pesantren Tebu Ireng, KH Solahuddin Wahid, di Jombang, Jatim, Kamis (9/8/2012). Kunjungan ini adalah bagian kegiatan Safari Ramadan DPP PD.

TRIBUNNEWS.COM, PAMEKASAN - Kedatangan rombongan Safari Ramadan DPP Partai Demokrat (PD) dipimpin ketua umum Anas Urbaningrum dan sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono di Pamekasan, Madura, Jumat (10/8/2012) mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan TNI.

Ketatnya penjagaan sudah mulai terjadi sejak rombongan Anas dan putra bungsu SBY itu tiba Masjid Agung Pamekasan, di sentra garam Kecamatan Galis, hingga mereka bermalam di Hotel New Ramayana, Jalan Trunojoyo Pamekasan.

Pantauan Tribunnews.com, sejumlah polisi bolak-balik di sekitar hotel. Bahkan, kepolisian melakukan pengecekkan identitas bagi warga yang ingin masuk ke dalam hotel.

Sebuah kendaraan taktis warna hitam milik brimob dan mobil sejumlah mobil kepolisian terparkir di area dalam hotel.

Diberitakan sebelumnya, ketatnya penjagaan rombongan Anas ini sudah terjadi setiba di Masjid Agung Pamekasan. Karena pengamanan kali ini didukung pasukan brimob bersenjata lengkap. Bahkan, saat Anas dan Ibas menjalankan salat Ashar di masjid tersebut, tampak sejumlah brimob yang bersenjata ikut berjaga.

Ibas sendiri sebagai putra presiden telah mendapat pengawalan keamanan dari beberapa petugas Paspampres.

Dalam pantauan Tribunnews.com, sepanjang perjalanan Safari Ramadan rombongan Anas dari Jakarta pada 6 Agustus lalu hingga Bangkalan Jawa Timur, belum pernah ada penjagaan seketat ini. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi pihak kepolisian maupun DPP PD tentang alasan ketatnya penjagaan ini.

Informasi yang diperoleh Tribunnews.com di lapangan, ketatnya penjagaan karena adanya unjuk rasa penolakan kedatangan rombongan Anas dan putra bungsu Presiden SBY dan terkait ketegangan Pilkada setempat. Namun, sejumlah petugas kepolisian yang dimintai konfirmasi tidak bersedia diwawancarai.

KLIK JUGA:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini