Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Bahri Kurniawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menghadapi lonjakan penumpang jelang masa mudik, Terminal Lebak Bulus adakan tes urine bagi para pengemudi bus.
Menurut Kepala Terminal Lebak Bulus Jakarta, Suarta Sebayang, tes dilakukan kepada sopir yang akan berangkat mengemudi hari itu.
"Sebelum berangkat, sopir yang bersangkutan harus ikut tes urine terlebih dahulu. Dimulai hari ini," terang Suarta saat ditemui di Terminal Lebak Bulus, Jakarta, Senin (13/8/2012).
Tes urine dimaksudkan untuk mendeteksi apakah sopir yang bersangkutan berada dalam kondisi yang baik untuk mengemudikan bus, termasuk didalamnya apakah pengemudi berada dalam pengaruh alkohol atau narkoba.
"Bagi pengemudi yang hasil tesnya dinyatakan tidak layak, dia tidak boleh mengemudikan mobil, harus diganti sopirnya," tutur Suarta.
Selain tes urine, pengemudi juga dites tekanan darah dan juga gula darah yang bisa mempenhgaruhi performa si pengemudi dalam menghemudikan kendaraannya.
Tes ini dilakukan guna meningkatkan keamanan bagi para penumpang dan menghindari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan yang diakibatkan oleh kondisi pengemudi.
Berita Terkait: Lebaran 2012
Baca tanpa iklan