News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Lebaran 2012

Tahun Ini, Penumpang Gambir Naik 5 Persen

Editor: Yulis Sulistyawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kereta api Argo Anggrek jurusan Jakarta-Surabaya Pasar Turi gerbong Go Green saat berhenti di Stasiun Gambir, Jakarta

Laporan Pradita Seti Rahayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Volume penumpang kereta api dari Stasiun Gambir diperkirakan meningkat sebesar 5 persen dibanding tahun 2011. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Stasiun Gambir Edy Kuswoyo saat ditemui di kantornya, Kamis (16/8/2012).

Dari Posko Data dan Operasi Stasiun Gambir, terlihat ada kenaikan angka. Volume penumpang kumulatif hingga H-4 tahun 2012 mencapai 47.264. Sedangkan, di tahun 2011 hanya 39.937 penumpang.

"Volume (dibandingkan tahun lalu) hampir sama. Ada lebih, peningkatannya mungkin lima persen karena ada tambahan formasi gerbong," kata Edy.

Edy menyatakan, tahun ini perbaikan gerbong telah selesai dilaksanakan. Sehingga, satu rangkaian bisa dimaksimalkan delapan gerbong. Sedangkan, tahun lalu hanya ada tujuh gerbong.

Jumlah volume penumpang kumulatif yang naik ini disebabkan juga oleh jumlah jadwal keberangkatan kereta. Edy mengatakan, ada 30 jadwal keberangkatan yang pasti dijalankan dari tanggal 16 hingga 18 Agustus 2012.

"Yang reguler 25 (jadwal keberangkatan), tambahannya ada lima. Ada Argo Dwipangga, Argo Lawu, terus Gajayana, Argo Jati, sama Cirebon Ekspres," Edy menjelaskan.

Sebelum masa lebaran 2012, setiap hari Stasiun Gambir menjalankan 25 jadwal keberangkatan setiap harinya untuk tujuan Bandung, Cirebon, Malang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Cilacap, Tegal, dan Semarang.

Selain itu, kebijakan sistem boarding pass tak terlalu banyak berpengaruh karena sistem ini telah diterapkan untuk kereta jenis eksekutif sejak tahun lalu. Sistem boarding pass memungkinkan semua penumpang kereta mendapat tempat duduk. Sehingga, tak ada lagi penumpang yang berdiri.

Tahun ini, PT KAI sudah menerapkan kebijakan tersebut untuk kereta ekonomi dan sebagian kereta bisnis.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini