News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kasus Simulator SIM

Jaksa Agung Tak Tahu Kabareskrim Temui Jampidsus

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Inilah alat simulator uji pembuatan SIM buatan lokal di Pabrik PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (CMMA) milik Budi Susanto di Narogong, Bekasi yang diributkan itu terkait kasus korupsi dalam pengadaannya oleh Korlantas. Simulator ini diproduksi PT ITI milik Sukotjo Bambang yang merupakan rekanan PT CMMA. TRIBUNNEWS/HO

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Agung Basrief Airef mengaku tidak tahu Kabareskrim Komjen Pol Sutarman temui Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), di gedung bundar Jampidsus pada 15 Agustus lalu.

"Tidak tahu," kata Basrief ditemui di kantor Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, Jumat (24/08/2012).

Sementara itu, Jampidsus Djaman Andhi Nirwanto ditemui dalam kesempatan yang sama mengatakan pertemuan tersebut adalah untuk membicarakan keberlanjutan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus Simulator SIM dari Mabes Polri.

"Sekarang posisinya adalah mengikuti perkembangan penyidikan yang dilakukan oleh Polri itu, kita tunggu," katanya.

Mabes Polri menetapkan lima tersangka untuk kasus tersebut, selain tiga orang yang ditahan di Rutan Mako Brimob, dua lainnya adalah Budi Susanto yang berasal dari pihak swasta ditahan di Bareskrim Polri, serta  Sukotjo S Bambang masih ditahan di Rutan Kebon Waru, Bandung, atas perkara penipuan dan penggelapan.

Andhi mengatakan sejauh ini pihaknya belum menerima SPDP lain dari Mabes Polri terkait kasus tersebut.

Selain Mabes Polri, kasus tersebut juga ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang juga menetapkan sejumlah tersangka, yakni Brigjen Didik Purnomo, Sukotjo Bambang dan Budi Susanto dan mantan Kakorlantas Irjen Djoko Susilo yang tidak ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri.

Baca Juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini