News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kerusuhan Sampang

Dua Korban Kerusuhan Sampang Minta Perlindungan LPSK

Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Beberapa anggota pasukan keamanan bersenjata lengkap mengawal sejumlah warga menuju ke tempat pengungsian menyusul terjadinya kerusuhan di Sampang, Madura, Jawa Timur, Minggu (26/8/2012). Dua orang tewas, puluhan luka-luka, beberapa rumah hangus dibakar, dan ratusan warga pengikut Syiah terpaksa mengungsi akibat peristiwa tersebut. AFP PHOTO

Laporan Ardhanareswari AHP

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hari ini, Jumat (31/8/2012) dua korban dari komunitas Syiah Sampang, Madura, Muhammad Zaini dan Muhaimin mendatangi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) di Jakarta.

Zaini dan Muhaimin bermaksud meminta perlindungan LPSK. Mereka diantar oleh beberapa orang dari aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras).

Muhaimin adalah anak dari Hamama, korban tewas dari komunitas Syiah Sampang pada kerusuhan Minggu (26/8/2012) lalu.

"Ya supaya ini segera ditangani, baikĀ  LPSK, pemerintah pusat maupun Pemerintah Sampang," kata Zaini, yang juga anak Tohir korban kerusuhan yang kini kritis, saat ditemui di kantor LPSK, Jakarta, Jumat (31/8/2012).

"Ini bukan pertama kali terjadi, jamaah Syiah merasa ketakutan. Kami ini minoritas. Kami diancam siang-malam," kata Zaini melanjutkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Minggu (26/8/2012), massa yang mengatasnamakan diri Islam Sunni menyerang komunitas Syiah di Sampang, Madura.

Massa membakar rumah dan melempari komunitas Syiah dengan batu. Satu orang, Hamama, tewas dalam kerusuhan tersebut. Puluhan orang terluka, satu orang kritis.

BACA JUGA:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini