News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penembakan Solo

Masyarakat Solo Tidak Terpengaruh Aksi Teror

Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota CSI Polres Solo tengah mengecek proyektil setelah terjadi baku tembak antara tim Densus 88 dengan tersangka teroris, Jumat (31/8/2012) malam. Kawanan itu diduga pelaku penembakan terhadap Bripka Dwi Data Subekti di Pos Polisi Plaza Singosaren, Solo, Kamis (30/8/2012) kemarin. Dalam peristiwa baku tembak ini dikabarkan 3 orang tewas, salah satu di antaranya anggota Densus 88. WARTA JATENG/Damianus Bram

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Ade Rizal

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Wakil Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh adanya serangkaian teror di Kota Solo.

"Masyarakat Solo tetap beraktivitas normal dan tidak terpengaruh dengan kejadian itu," kata Hadi. Menurut dia, tugas pengamanan kota tidak semata-mata menjadi tanggungjawab pihak kepolisian.

Rudy mengatakan, koordinasi warga dan aparat harus terjalin kuat dan saling mendukung untuk dapat menjaga kondusivitas kota Solo.

Pihaknya juga akan menguatkan koordinasi antara warga dengan petugas Linmas dan pejabat RT dan RW untuk menjaga wilayahnya masing-masing.
"Keamanan Solo tidak hanya tanggungjawab TNI dan Polri semata. Masyarakat juga harus terlibat untuk menjaga suasana Solo yang kondusif dan aman," pungkasnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo siap membantu pihak kepolisian untuk melakukan tindakan antisipasi dini terhadap kemungkinan terjadinya teror di Kota Solo.

Pemkot Solo akan kembali menggiatkan kegiatan ronda dan pengamanan di Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) di tiap RT dan RW di Kota Solo. "Kita akan giatkan lagi ronda keliling kampung pakai kentongan yang sudah tradisi di Solo, yang saat ini mulai luntur," kata Rudy.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini