News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penembakan Solo

Teroris Solo Merupakan Jaringan Filipina

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Paguyuban Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas atau Supeltas Kota Solo menyatakan turut berduka cita atas tewasnya Bripka Dwi Data, di depan Pos Polisi Plaza Singosaren, Kota Solo, Jumat (31/8/2012), pascapenembakan oleh orang tak dikenal terhadap Pos Polisi tersebut yang menewaskan Bripka Dwi, Kamis (30/8/2012) malam. Warta Jateng/Damianus Bram

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah aksi teror yang terjadi sepanjang bulan Agustus 2012 di Solo, Jawa Tengah ternyata merupakan jaringan lama yang berpusat di Filipina.

"Itu bagian dari jaringan lama yang ada di Filipina," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Anang Iskandar di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (1/9/2012).

Menurut Anang, para pelaku sudah diintai sebelumnya sampai pada akhirnya dibekuk setelah terlibat baku tembak dengan petugas Densus 88 Antiteror Polri.

"Ada hubungan dengan kejadian sebelumnya," ujar Anang.

Seperti diketahui dalam akasi baku tembak di Jalan Veteran, Surakarta, Jumat (31/8/2012) malam. Dalam penyergapan tersebut anggota Densus 88 Antiteror Polri Bripda Suherma tewas terkena tembakan teroris, sementara anggota terori Farhan dan Mukhlis pun tewas diterjang peluru petugas. Satu orang komplotan teroris berinisial B kini menjalani pemeriksaan setelah ditangkap tadi malam.

Baca Juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini