News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Korupsi Alquran di Kementerian Agama

Zulkarnaen Djabar Diperiksa Jumat Depan

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota Komisi VIII sekaligus anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Zulkarnaen Djabar (kanan) dan kuasa hukumnya, Muhammad Ismail, menggelar jumpa pers tentang kasus korupsi pengadaan Al Quran di Gedung DPR, Jakarta, Senin (2/7/2012). Dalam kasus itu, Zulkarnaen menjadi tersangka penerima suap.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencena untuk melakukan pemeriksaan terhadap tersangka suap pembahasan anggaran proyek di Kementerian Agama, Zulkarnaen Djabar (ZD).

Menurut Juru bicara KPK, Johan Budi rencana pemeriksaan terhadap ZD segera dilakukan pada Jumat pekan ini.

"Dari informasi yang saya dapatkan, kemungkinan ZD akan diperiksa hari Jumat (7/4/2012) minggu ini," kata Johan kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Selasa (4/9/2012).

Namun, Johan belum bisa memastikan apakah surat panggilan tersebut sudah dilayangkan ke ZD atau belum. Pasalnya, ZD sampai saat ini memang belum pernah diperiksa.

Diketahui sebelumnya, KPK pernah menjanjikan untuk memeriksa ZD beberapa waktu lalu. Bahkan, KPK pernah menjanjikan akan langsung menahan ZD usai menjalani pemeriksaan.

"Biasanya begitu (langsung ditahan)," kata Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas kepada wartawan di kantor KPK, Jakarta, Rabu (18/7/2012).

ZD bersama anaknya, Dendy Prasetya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembahasan anggaran proyek pengadaan Alquran pada 29 Juli 2012 lalu.

Johan menegaskan, bahwa keduanya disangkakan dalam pasal penyuapan, keduanya dijerat dengan pasal 12 huruf a atau b subsidair pasal 5 ayat 2, lebih subsidair pasal 11 Undang-undang no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi. Mereka diduga telah menerima suap yang Nominalnya diduga mencapai sekitar Rp. 4 miliar..

Keduanya diduga terlibat dalam pembahasan anggaran proyek pengadaan Alquran pada tahun 2011 senilai Rp 20 miliar. Sementara untuk pengadaan laboratorium komputer senilai Rp 31 miliar.

Klik:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini