News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penembakan Solo

Kapolres Depok: Jangan Sampai Keluar Kata Kecolongan

Penulis: Bahri Kurniawan
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang polisi berjaga di lokasi ditangkapnya Firman, di Depok, Jabar. Firman terduga teroris yang terkait penangkapan di Solo.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terkait penangkapan terduga pelaku tindak terorisme di wilayah Depok, Kapolres Depok, Kombes Pol Mulyadi Kaharni mengatakan pihaknya akan meningkatkan kewaspadaan agar kejadian semacam ini tidak kembali terulang.

Tetapi Mulyadi menolak jika Depok disebut sebagai tempat bagi pelaku teroris untuk bersembunyi. Menurut Mulyadi, kejadian yang terjadi di Depok merupakan sebuah kebetulan, karena keluarga pelaku tinggal di Depok.

"Kalau keluarganya di Cibinong ya dia ke Cibinong, kalo keluarganya ke Bogor ya dia ke Bogor, jadi gak seperti itulah," tutur Mulyadi.

Mulyadi mengatakan sudah dilakukan persiapan sejak dua minggu yang lalu terkait keamanan pada saat warga mudik dan juga mengenai pendatang yang masuk ke Depok. Menurut Mulyadi, pihaknya memang telah mengantisipasi pendatang yang datang menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Sudah dilakukan oleh Kapolres, camat-camat diundang, jajaran kesektoran, Kodim, Koramil, security perumahan juga sudah kita undang," ujar Mulyadi.

Tetapi Kapolres tetap mengakui bahwa kenyataannya Firman memang berada dan tertangkap di wilayah Depok, sehingga pihaknya akan meningkatkan peran intel dan kerjasama dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi kejadian semacam ini.

"Ya ini memang sudah fakta dilapangan. Kita upayakan peningkatan peran intel, kerjasama dengan pemkot, camat, lurah dan perangkat lainnya, jadi jangan sampai keluar bahasa kecolongan," tandas Mulyadi.

Klik:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini