News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Calon Presiden 2014

Warga NU Kemungkinan Usung Mahfud MD Capres 2014

Penulis: Bahri Kurniawan
Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MAHFUD MD TERIMA CEDERA MATA DARI JAKOB OETAMA - Ketua Mahkamah Konstitusi RI Mohammad Mahfud MD menerima cedera mata dari Presiden Komisaris Kompas Gramedia Jakob Oetama usai memberikan tausiah dalam acara halal bihalal bersama karyawan Kompas Gramedia, Kamis (6/9/2012) yang berlangsung di halaman Studio 21 Orange Kompas TV, Jakarta. (TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Umum PBNU, Hasyim Muzadi, mengatakan, NU sebagai institusi tidak bisa memberikan dukungan kepada calon presiden, termasuk kepada Mahfud MD yang berpeluang diusung menjadi calon presiden 2014.

Seperti diketahui, Mahfud MD, yang juga ketua Mahkamah Konstitusi (MK) , berasal dari kalangan NU.

Hal itu disampaikan Hasyim dalam acara diskusi "Orientasi Konstitusi dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara" di Pondok Pesantren Al-Hikam, Kelurahan Kukusan, Depok, Jumat (7/9/2012).

Meskipun demikian, Hasyim mengungkapkan, warga NU memang ada yang memberikan dukungan kepada Mahfud MD untuk maju dalam pencalonan Presiden 2014 mendatang.

"Nah, kalau bicara warga NU, memang ada yang mendukung beliau (Mahfud MD)," terang Hasyim diplomatis.

Hasyim menambahkan, sebagai sebuah institusi NU tidak bisa diposisikan sebagai partai politik. NU hanya boleh berpolitik dalam kerangka keumatan dan kebangsaan.

"Dalam arti high politik, tidak dalam perebutan kekuasaan riil tapi dalam kerangka umat dan negara secara utuh," tandas Hasyim.

Sementara itu, pakar ilmu pemerintahan, Ryaas Rasyid memandang, meskipun secara formal institusi, NU tidak akan memberikan dukungan kepada salah satu calon, termasuk di dalamnya Mahfud MD, Ryaas melihat warga NU kecenderungannya memang akan memberikan dukungan kepada Mahfud MD jika yang bersangkutan maju dalam Pilpres.

"NU tidak pernah terbuka mendukung salah satu calon, tapi kan warganya sudah paham semualah," tandas Ryaas.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini