News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Idiologi

Azyumardi Azra: Khatib Jangan Memprovokasi

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat Sosial Keagamaan UIN Syarif Hidayatullah, Profesor Azyumardi Azra, menilai khatib atau penceramah di masjid tidak perlu diberikan sertifikasi khusus seperti yang diterapkan di Malaysia.

"Karena itu berlebihan juga," kata  Azyumardi dalam diskusi di gedung DPR/MPR RI Jakarta, Senin (10/9/2012).

Menurut dia yang terpenting adalah memberikan perspektif yang benar kepada para ustad atau khatib sehingga jika menjadi penceramah tidak memprovokasi.

"Kalau kadang memang ada khatib ikut memprovokasi sehingga harus diberikan pehamanan sendiri. Habis Jumatan bukannya jamaah merasa nyaman tapi lain," ujar Azyumardi.

Oleh karena itu perlu memberikan perspektif kepada para khatib atau ustad namun caranya jangan seperti model Orde Baru.

"Sehingga dakwah yang diberikan bisa memberikan hikmah dan pencerahan bagi jamaah," kata dia.

Menurut dia peran ustad atau khatib sangat penting dalam mencegah radikalisme atau terorisme di Indonesia.

Sebab dari mereka keluar doktrin yang bisa mengarah kepada penyimpangan ideologi.
Dikatakan penyimpangan ideologi menjadi salah satu penyebab dominan dalam merebaknya terorisme, bukan persoalan pendidikan dan kemiskinan belaka.

Klik:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini