News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hartati Murdaya Tersangka

Pengacara Hartati tak Menyangka Kliennya Ditahan

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Siti Hartati Murdaya, tiba di Kantor KPK Jakarta Selatan menggunakan kursi roda, Rabu (12/9/2012).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tumbur Simanjuntak, pengacara Hartati Murdaya, tak menyangka KPK akhirnya benar-benar menahan kliennya.

"Tidak dibuktikan itu, malah ditahan. Malah, jadi tersangka itu saya tidak menyangka," kata Tumbur di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (12/9/2012).

Padahal, lanjut Tumbur, pihaknya sudah menjelaskan bahwa kliennya yang juga pernah menjabat sebagai anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, justru diperas.

"Bupatinya bolak-balik minta duit. Diperas dia (Hartati) sebagai pengusaha," imbuh Tumbur.

Tumbur memaparkan, tidak ada pilihan lain ketika kliennya ditahan KPK, sebab itu sudah kewenangan KPK. Namun, papar Tumbur, pihaknya akan terus berjuang membuktikan bahwa kliennya diperas.

"Banyak upaya hukum yang akan kami lakukan. Kami akan buktikan bahwa ini pemerasan," ucap Tumbur.

Sebelumnya, KPK menetapkan Hartati sebagai tersangka atas dugaan menyuap Bupati Buol Amran Batalipu. Pemberian suap diduga terkait kepengurusan hak guna usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

Hartati terancam hukuman lima tahun penjara. Dalam kasus ini, KPK juga sudah menetapkan Amran dan dua anak buah Hartati, yakni Yani Anshori dan Gondo Sudjono, sebagai tersangka. Yani dan Gondo masih menjalani proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. (*)

BACA JUGA

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini