News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Film Innocence of Muslims

Film Innocence Menyakitkan, Tapi Jangan Respon Berlebihan

Penulis: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pengunjukrasa dari Forum Umat Islam (FUI) dengan atribut Front Pembela Islam (FPI), bentrok dengan aparat kepolisian di depan Kedubes Amerika Serikat, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2012). Unjuk rasa ini untuk memprotes film yang menjelekkan Islam berjudul Innocence of Muslims yang dibuat warga Amerika Serikat.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali ikut memberi tanggapan mengenai film 'Innocence of Muslims'.  

Film ini mengundang protes keras dari Umat Islam di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

"Film 'Innocence of Muslims' itu memang menyakitkan. Namun, saya imbau Umat Islam Indonesia tidak merespons berlebihan, karena tidak ada yang diuntungkan," kata Suryadharma di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (18/9/2012).

Di Indonesia, sejumlah ormas Islam protes keras dan berunjuk rasa di depan Kedubes Amerika Serikat (AS) di Jakarta.

"Saya sering katakan, tindak kekerasan atas nama apapun, termasuk atas nama agama, dan terhadap siapapun oleh siapapun, tidak dibenarkan," ujar Suryadharma.

Respons atas film itu, lanjutnya, memang diperlukan. Namun, respons yang terbaik adalah respons yang pantas, terukur, dan tidak merusak.

"Mudah-mudahan, setelah ini Umat Islam bila merespons, tetap mengedepankan etika ke-Islaman, dan lebih kedepankan kedamaian, ketenangan, dan kesejukan," harapnya. (*)

BACA JUGA

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini