News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penarikan Penyidik KPK

Presiden SBY Akan Ambil Alih Konflik Polri-KPK

Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Masyarakat yang menghadiri acara aksi dukungan kepada KPK membawa poster sindiran kepada presiden, di sekitar bundaran HI Jakarta Pusat, Minggu (7/10/2012). Acara ini diadakan untuk mendukung KPK dari upaya pelemahan dan kriminalisasi.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara, Sudi Silalahi menyatakan Presiden SBY akan mengambil alih penanganan konflik antara dua instansi penegak hukum di Indonesia, Kepolisian RI (Polri), dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Presiden, mendengar komentar agar Presiden ambil alih, tetapi sebelumnya di kedepankan upaya Polri dengan KPK, sesuai undang-undang yang berlaku atau MOU yang telah disepakati bersama, untuk menangani masalah ini secara langsung," ujarnya dalam acara jumpa pers yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Minggu (7/10/2012).

"Namun karena situasi sudah berlangsung tidak baik, maka Presiden akan mengambil alih besok Senin," lanjutnya.

Presiden SBY, bebernya, selalu memantau perkembangan konflik antara Polri dan KPK.
"Saya ketahui setiap persoalan di negara ini Presiden tidak pernah alpa, paling tidak memberikan arahan agar keadaan tidak semakin berkembang," ucapnya.

Namun langkah-langkah yang diambil selama ini, bebernya tidak terekspose ke publik. "Memang bukan kewajiban Presiden menyampaikan ke LSM atau politisi apa langkah Presiden," tuturnya.

BACA JUGA:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini