News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penarikan Penyidik KPK

Pidato SBY Ujian Bagi Polri

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, bersama Jaksa Agung, Basrief Arief (tengah), dan Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo (kanan), menyampaikan konferensi persnya di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/10/2012). Dalam kesempatan tersebut Presiden menegaskan bahwa penanganan kasus Simulator SIM di Korlantas Mabes Polri, yang melibatkan Irjen (Pol) Djoko Susilo, sepenuhnya ditangani KPK, penanganan kasus penyidik KPK, Novel Baswedan, dan rencana revisi UU KPK, ditangguhkan karena waktunya tidak tepat. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyak yang memuji pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)mengenai polemik KPK dan Polri di Istana Negara, Senin (8/10/2012), malam.
Namun pidato yang bagus tidak ada gunanya tanpa pelaksanaan dan implementasi nyata.

"Pidato Presiden semalam tegas, jelas dan konkrit. ‎​Masalahnya tinggal di pelaksanaan, sejauh mana itu bisa diimplementasikan," kata Pengamat Politik dari IndoBarometer, Muhammad Qodari, ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Selasa (9/10/2012).

Menurut Qodari, pidato itu terutama ditujukan kepada Polri sebagai pihak yang dianggap "agresor" dalam polemik itu.

Dimana pada gilirannya ini juga akan menjadi "test case" (ujian) bagi Kapolri Jenderal Timur Pradopo.

"Sejauh mana ia dipatuhi dan pegang kendali di Polri," katanya.

Klik:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini