Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masih ingat dengan peristiwa ledakan bom di Kantor Yayasan Yatim Piatu Pondok Bidara, Jalan Nusantara Raya, Beji, Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/9/2012) lalu?
Saat itu ada beberapa orang yang lari sebelum ledakan terjadi. Nah, satu dari sekian orang yang lari itu, menurut polisi, di antaranya Sopian alias Acong.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2012), menjelaskan bahwa Sopian sesaat sebelum terjadi ledakan ada di rumah yang menjadi pusat ledakan di Depok.
Ia saat itu bersama Muhammad Thoriq dan Wahyu ada di lokasi.
Tetapi ia melihat ada kepulan asap dari bom yang saat itu dibawa Wahyu. Hal tersebut membuat dirinya panik dan langsung melarikan diri sebulum terjadinya ledakan di Jalan Nusantara Raya tersebut.
"Saat bom rakitan meledak di Beji yang menyebabkan Wahyu meninggal, saudara Sopian meninggalkan tempat kejadian sesaat sebelum ledakan, saat ada tanda yang tidak baik yaitu keluar asap tebal, yang bersangkutan meninggalkan tempat," ucapnya.
KLIK JUGA:
Baca tanpa iklan