News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Oknum DPR Minta Jatah

Dahlan Iskan Diminta Menyudahi 'Manuvernya' di DPR

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan (kanan), melakukan konferensi pers usai dimintai keterangan oleh Badan Kehormatan DPR RI, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/11/2012). Dahlan dimintai keterangan terkait pernyataannya tentang dugaan pemerasan beberapa BUMN oleh oknum anggota DPR. TRIBUN/DANY PERMANA

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan diminta untuk menyudahi kegaduhan politik terkait keterangannya soal oknum anggota DPR memeras perusahaan BUMN.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Syaifudin di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/11/2012).

"Kalau memang Pak Dahlan serius ingin memberantas korupsi, sebaiknya sudahi hingar bingar kegaduhan ini. Sudahi membawa ini ke proses politik," kata Lukman.

Lukman menyarankan Dahlan untuk menindaklanjuti laporan tersebut kepada proses hukum di KPK. Pasalnya, bila kasus tersebut dibawa ke ranah politik, maka penyeselesaiannya akan berlarut-larut.

"Dapatnya ramainya saja, sementara upaya membersihkan DPR dan BUMN tidak tercapai," ujarnya.

Menurut Lukman, BK akan kesulitan bila Dahlan hanya menyebutkan nama tanpa bukti yang kuat. Ia pun meminta Dahlan menyerahkan bukti kuat agar BK dapat memprosesnya.

"Jangan melempar bola panas ke BK kalau tidak ada buktinya, itu akan menyulitkan BK. Sebab kalau tuduhan-tuduhan itu tanpa didasari bukti yang cukup kemudian akan menimbulkan pencemaran nama baik. Jangan hanya menjadi hingar bingar politik, kita mau menghadapi 2014," tukasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini