News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Oknum DPR Minta Jatah

Marzuki: Laporan Dahlan Tak Ada Bukti DPR Minta Jatah

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Gusti Sawabi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan hadir untuk dimintai keterangan oleh Badan Kehormatan (BK) DPR RI, di Gedung Parlemen, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/11/2012). Dahlan hanya menyerahkan dua dari 10 nama oknum anggota Dewan yang sempat disebutnya meminta jatah ke direksi BUMN. Warta Kota/Henry Lopulalan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Alie mengaku telah mendapatkan laporan Badan Kehormatan (BK) mengenai oknum pemeras BUMN. Namun, dalam laporan tersebut tidak terdapat mengenai permasalahan uang.

"Satu kali pertemuan dengan lima anggota DPR. Terjadi diskusi seolah-seolah minta jatah. Itu saja. Tapi tidak ada bukti memeras, minta jatah, minta jatah itu dalam konteks apa juga tidak tahu," kata Marzuki Alie di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (9/11/2012).

Marzuki mengatakan BK akan menindaklanjutinya dengan memanggil direksi BUMN yang menyampaikan informasi tersebut. "apakah ada keinginan, niat atau ada sesuatu BUMN. Akan kita selesaikan," tuturnya.

Marzuki juga mengatakan tindakan Menteri BUMN Dahlan Iskan terlalu gegabah dengan menuduh dan menyampaikan data tersebut di ruang publik. "Padahal tidak ada apa-apa, tidak ada bukti akhirnya membuat gaduh politik, apalagi ini antar lembaga negara
Dia ekeskutif, masak nyerang parlemen," katanya.

Padahal, kata Marzuki, kedua lembaga saling menghormati sehingga bila terjadi masalah hukum dapat diserahkan ke KPK.

"Itu kan masalah hukum, jangan dipublish di media, hasilnya apa, hasilnya hiruk pikuk saja," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini