News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Oknum DPR Minta Jatah

Revisi Nama Pemeras, Presiden Bisa Pecat Dahlan

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan Dirut PLN yang kini menjabat Meneg BUMN, Dahlan Iskan, saat menghadiri rapat dengar pendapat bersama Komisi VII DPR RI, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/11/2012). RDP yang juga dihadiri Ketua BP Migas, R Priyono, Menteri ESDM, Jero Wacik, dan Dirut PLN, Nur Pamudji, meninta penjelasan dan verifikasi kepada mantan Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan, atas audit Badan Pemeriksa Keuangan, terkait temuan inefisiensi PLN sebesar Rp37 triliun. TRIBUN/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Badan Kehormatan (BK) DPR Alimin Abdullah membenarkan adanya dua nama yang diganti oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan. Hal itu terkait nama-nama oknum yang diduga memeras BUMN.

"Ya benar merevisi. Jadi ada dua nama yang diganti," ujar Alimin ketika dihubungi, Rabu (14/11/2012).

Namun, Alimin enggan menyebutkan dua nama yang diganti tersebut. Ia juga tidak ingin menjawab apakah M Ichlas El Qudsi asal PAN yang diganti. "Mungkin, saya enggak tahu persis," ujar politisi PAN itu.

Menurut Alimin, pergantian nama itu merupakan gaya Dahlan Iskan. "Kalian nilai saja, menurut saya bawa ke psikiater di cek," imbuhnya.

Alimin mengatakan seharusnya seorang menteri harus hati-hati ketika mengungkap nama yang diduga melakukan pemerasan. Apalagi, katanya, yang dituduh itu anggota DPR.

"Lupa ingatan, kalau kurang sehat. Dia penyakitan , saya pikir hati-hati. Dia mesti operasi lagi ke Cina," kata Alimin.

Ia mengatakan BK memaklumi sikap Dahlan Iskan tersebut. Jika di posisi Presiden, Alimin menegaskan akan memecat Dahlan akibat tindakannya itu.

"Tapi saya bukan presiden.  Kalau ada orang sakit ingatan masih dimarahi," katanya.

Klik:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini