News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bupati Menikahi ABG

Mendagri: Aceng Terbukti Melanggar Undang-undang

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bupati Garut Aceng HM Fikri dikawal sejumlah petugas saat masuk ruang Subnit I Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Polda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (10/12/2012). Aceng memenuhi panggilan Polda Jabar sebagai saksi terkait kasus dugaan penipuan senilai ratusan juta yang dilaporkan Asep Rahmat Kurnia Jaya. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menegaskan Bupati Garut, Aceng Fikri, terbukti melanggar undang-undang dalam pernikahan singkatnya dengan Fanny Octora.

Berdasarkan temuan tim kementerian dalam negeri yang menyelidiki kasus tersebut,  pernikahan yang hanya berlangsung empat hari tersebut tidak dicatat dalam akta pernikahan.

"Ada beberapa hal yang memang menurut kita ditemukan fakta itu. Misalnya pernikahan yang tidak dicatatkan. Yang pasti satu kali. Lainnya belum kita tahu," ujar Gamawan, usai menghadiri Rakernas Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK), Redtop Hotel, Jakarta, Sabtu (15/12/2012).

Aceng pun terbukti melanggar Pasal 2 ayat 2 UU No. 174 yang mewajibkan bahwa setiap pernikahan harus dicatatkan. setiap kepala daerah berkewajiban untuk menaati UU tersebut sesuai dengan sumpah jabatannya.

"Salah satu penyebab kepala daerah dapat berhenti karena melanggar sumpah jabatan," ujarnya.

Keterangan Gamawan, tadi pagi dia sudah menandatangai surat temuan tersebut dan mengirimkannya ke gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan.

"Saya sampaikan pendapat tim kemendagri yang turun di lapangan Tapi terserah DPRD Garut. Ini pendapat kita. Tapi kita tidak ingin mengintervensi DPRD (Garut)," tegasnya.

Sementara itu, terkait akan adanya demo besar-besaran pendukung Aceng, Gamawan mempersilahkan asal tertib dan tidak mengganggu.

"Kalau mengganggu tangkap siapa otaknya," tegasnya.

Klik:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini