News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ruhut Didepak Dari DPP Demokrat

Siti Zuhro: SBY Tidak Bisa Menyelamatkan Ruhut Sitompul

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kader Partai Demokrat (PD), Ruhut Sitompul (tengah) diusir dari acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) PD, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/12/2012). Silatnas tersebut merupakan rangkaian peringatan hari ulang tahun ke-11 PD. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Tidak ada yang bisa menyelamatkan nasib Ruhut Sitompul dari jabatannya semula di Partai Demokrat.

Ocehan Ruhut yang mengatakan hanya akan tunduk kalau ada perintah langsung dari ketua dewan pembina Susilo Bambang Yudhoyono tidak mungkin bisa terlaksana.

"Tidak. Setiap partai politik memiliki administrasi dan AD/ART dan etika. Jadi kepengurusan yang merespon perilaku seorang fungsionaris kader yang dianggap justru merepotkan partai. Pengurus harian yang punya otoritas yang mengadakan pertemuan dan ditail implikasinya terhadap partai," ujar R. Siti Zuhro, pengamat politik senior LIPI, di Redtop Hotel, Jakarta, Sabtu (15/12/2012).

"Ini mengikat karena melalui pleno. SBY sebagai ketua dewan pengarah, tidak bisa satu partai hanya tergantung satu tokoh. Mesin partai harus ikut membahas secara ditel," tegasnya.

Pencopotan Ruhut Sitompul dari kursi Ketua DPP Bidang Komunikasi dan informatika Partai Demokrat memang dinilai Zuhro berdasarkan AD/ART Demokrat.

Menurutnya, AD/ART tersebut berkisar kepada penekanan agar kader berperilaku santun dan cerdas. Terutama kepada kader-kader senior.

"Kalau tidak partai miliki otoritas merapatkan yang bersangkutan untuk diajak bicara," tegasnya.

Kader dianggap menyimpang akan dipanggil. Jika kader tersebut tidak berubah, akan diberikan teguran, sanksi, hingga pencopotan.

Klik:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini