News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ruhut Dicopot dari Partai Demokrat

Wacik: Kalau Ada Wartawan Jangan Memaki-maki Teman

Editor: Gusti Sawabi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik (tengah), saat mengikuti acara tatap muka dengan karyawan ex BP Migas, di Kantor Ex BP Migas, Jakarta, Senin (19/11/2012). Setelah resmi dibubarkan Mahkamah Konstitusi sejak Selasa 13 November 2012 lalu, BP Migas yang sekarang berada di bawah Kementrian ESDM, berubah nama menjadi Satuan Kerja Sementara Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKSPMIGAS). TRIBUN/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berbagai permasalah yang dialami para kader Partai Demokrat disinggung dalam acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) dan HUT ke-11 Partai Demokrat di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/12/2012).

Namun, gembar-gembor pemberitaan negatif mengenai Demokrat ditolak oleh anggota Dewan Pembina Demokrat Jero Wacik. Menurut Jero, kader Demokrat yang bermasalah tak sampai lima persen.

"Sebanyak 95 persen kader kita baik. Maksimum 5 persen yang jelek. Yang jelek-jelek itu mudah-mudahan kena semua (terjerat hukum), biar bersih partai kita," kata Jero disambut riuh tepuk tangan ribuan kader Demokrat yang hadir.

Hal itu disinggung Jero di sela-sela pemaparan pencapaian pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Acara itu dihadiri jajaran Dewan Kehormatan, Dewan Pembina, Komisi Pengawas, pengurus Dewan Pimpinan Pusat, anggota Fraksi di DPR, organisasi sayap, pengurus Dewan Pimpinan Daerah, pengurus Dewan Pimpinan Cabang, anggota fraksi DPRD Provinsi dan kabupaten/kota.

Jero mengingatkan seluruh pengurus Demokrat untuk tidak berkonflik. Pasalnya, menurut dia, media lebih mengangkat konflik di internal Demokrat ketimbang kebaikan yang dilakukan kader Demokrat.

"Makanya saudara-saudara jangan coba-coba bikin rusuh. Di daerah misalnya, ribut-ribut pengurus DPD, DPC jangan kelihatan. (Nanti diberitakan) Wah Demokrat rusuh. Atau kalau mau ribut-ribut liat ada televisi enggak? Kalau sepi, tertutup bolehlah maki-maki temannya. Tapi kalau ada wartawan jangan," kata Jero disabut tawa para kader.

Sebelum mengakhiri pemaparan, Jero meminta agar semua kader tetap rukun dan bekerja keras untuk membantu pemerintah menjadikan Indonesia negara terbesar ke tujuh di G-20. Saat ini, kata dia, Indonesia berada di 16 besar.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini