News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Teror di Poso

Polri Tak Ingin Sendiri Hadapi Terorisme

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas Laboratorium Forensik melakukan olah TKP di sebuah rumah di Desa Susukan, Kelurahan Bojong, Kabupaten Bogor, yang digrebek polisi terkait terorisme, Senin (10/9/2012). Dari tempat tersebut polisi menyita sejumlah barang bukti.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Teroris di Indonesia saat ini mulai menyasar anggota polisi sebagai targetnya. Tentu saja hal tersebut harus menjadi perhatian, supaya anggota Polri tidak menjadi korban kelompok teror.

Kapolri Jenderal Timur Pradopo menjelaskan bahwa ancaman teroris saat ini sangat luas, bukan hanya masalah kondisi teritorial tapi juga bicara masalah niat.

"Itu yang jadi permasalahan yang sangat prinsip di dalam mengantisipasi bagaimana itu bisa dilakukan langkah-langkah, preemtif, preventif, sampai penegakan hukum," ungkap Timur di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (26/12/2012).

Lanjut mantan Kapolda Metro Jaya ini, polisi dalam melakukan penegakan hukum yang keras dalam rangka melindungi yang bersangkutan dan masyarakat.

"Ini yang harus disampaikan kepada seluruh masyarakat, sehingga kalau ada hal seperti itu, jangan sampai nanti polisi sendirian dalam menangani ancaman terorisme. Itu yang saya minta tolong diubah image itu," ucapnya.

Bila saat ini polisi yang menjadi targert ancaman teror, Timur mengungkapkan bahwa itu sudah menjadi risiko seorang anggota Polri.

"Bahwa ancaman ini untuk semuanya, kalau toh sekarang ancaman pada polisi, ya itu risiko polisi. Tapi ke depan saya kira semua harus terlibat," ucapnya.

BACA JUGA:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini