News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Banjir Dahsyat Jakarta

Menteri PU Cari Solusi Gangguan Proyek Sodetan Kali Ciliwung

Penulis: Ferdinand Waskita
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto memaparkan proyek sodetan kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT). Djoko memaparkan proyek tersebut dihadapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II termasuk Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Djoko Kirmanto menjelaskan terdapat 13 sungai yang masuk DKI Jakarta dan membuat banjir di Ibukota. Ia mengatakan sungai yang datang dari luar Jakarta akan dipotong untuk masuk ke Kanal Banjir Timur.

"Kemudian mulai dari Ciliwung, Kalibaru Barat, Grogol,Krukut dan sebagainya kita potong dan dimasukan ke Kanal Banjir Barat," kata Djoko di GOR Otista, Jakarta Timur, Minggu (20/1/2013).

Ia mengatakan untuk mengataksi banjir, pemerinta telah membuat Cengkareng Drain. Sungai yang mengalir ke Cengkareng Drain yakni Kali Pesanggrahan dan Angke.

"Secara skematis kami laporkan akan ada pembagian tugas nantinya antara pemerintah pusat dengan DKI. Selain Ciliwung kali yang membuat banjir juga Pesanggrahan dan Angke," ujarnya.

Djoko mengatakan untuk normalisasi Kementerian PU dan Pemerintah Provinsi DKI telah mendapatkan pinjaman dari Bank Dunia senilai Rp1,4triliun.

"Insya Allah program yang dari bank dunia ini dimulai April 2013, menurut rencana program akan selesai hingga 2016," ujarnya.

Djoko mengatakan dengan proyek tersebut maka dapat mengurangi dampak banjir. Ia mengatakan dalam pelaksanaan sodetan dari Ciliwung ke Kanal Banjir Timur tidak diperlukan pembebasan tanah. Pasalnya, pipa akan ditaruh dibawah jalan.

"Nanti masuk ke Jalan Sensus, Otista, Cawang dan masuk ke Kanal Banjir Timur," tuturnya.

Namun, Djoko mengingatkan akan gangguan lalu lintas saat pembangunan tersebut. Untuk itu, Djoko mengatakan pihaknya masih mencari solusi agar proyek tersebut dapat dijalankan tanpa ada gangguan lalu lintas. "Maka saat ini paling tidak ada koordinasi sehingga nanti ada pengalihan jalan," katanya.

Kanal Banjir Timur diketahui dilewati sungai Cipinang, Buaran, Jati Kramat, Cakung, dan Sunter.

*Berita Lengkap mengenai Banjir Dahsyat Jakarta Silakan KLIK Di Sini

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini