News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Partai NasDem

Surya Paloh: Jadi Ketua DPW Kabupaten Pun Saya Siap

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan Ketua Bidang Internal Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Endang Tirtana, Mantan Wakil Sejken Partai Nasdem Saiful Haq, Mantan Sekjen Partai Nasdem Ahmad Rofiq dan Mantan Ketua Dewan Pakar DPP Partai Nasdem, Hary Tanoesoedibjo (kiri ke kanan) memberikan keterangan pers di Gedung HT Foundation, Jalan Diponegoro, Jakarta, Senin (21/1/2013). Mereka mengundurkan diri dari kepengurusan partai Nasdem karena berbeda pendapat dengan pendiri Partai Nasdem, Surya Paloh yang ingin menjadi ketua umum Partai Nasdem. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai NasDem kehilangan dua tokoh kunci yang mengundurkan diri sore hari ini. Mereka adalah Ketua Dewan Pakar Hary Tanoesoedibjo dan sekretaris jenderal (sekjen) Ahmad Rofiq.

Surya Paloh, sang pendiri partai yang saat ini menjabat ketua majelis tinggi, sama sekali tidak mempersoalkan pengunduran diri kadernya itu.

Bahkan, kata dia, sekalipun dia sendiri yang mengundurkan diri, itu tidak akan menjadi masalah bagi Partai NasDem.

"Jangankan Pak Hary Tanoe yang mundur. Saya yang mendirikan partai ini mundur pun tak harus jadi kendala bagi partai," ujar Surya saat menerima tribunnews dan beberapa media di kantornya, malam ini.

Pria kelahiran Aceh itu menegaskan, penting bagi partainya untuk merombak struktur pengurus partai mengingat partai ini terbilang masih sangat hijau dalam politik Indonesia.

Sekedar diketahui Partai NasDem baru diresmikan menjadi partai pada tanggal 26 Juli 2011 silam.

Perombakan struktur kepengurusan dengan menempatkan dirinya sebagai ketua umum, lanjut Surya, sama sekali bukan alasan ambisi politik.

Menurutnya, dari logika mana pun tak bisa ditarik benang merah bagaimana seorang pendiri, inisiator, ingin mewujudkan ambisi politiknya dengan menjabat ketua umum.

"Bagaimana logikanya ketika saya mendirikan partai, sebagai inisiator, membuat gagasan, membuat semuanya, kemudian ambisi untuk menjadi ketua umum. Logikanya apa yang kita pakai? Iya kan? Itu tidak logic (pendiri partai) berambisi menjadi ketua umum," tegas bos Media Group itu.

Surya kembali menegaskan semuanya demi kesolidan partai untuk memenangi Pemilu 2014.

Bahkan apabila diminta menjadi Ketua DPW kabupaten pun Surya tidak akan mengingkari.

"Kalau partai memang membutuhkan saya ketua wilayah di kabupaten/ kota saya akan ikuti sepanjang itu kepentingan partai," ujar bekas anggota MPR dua periode itu.

Tribunnews sebelumnya mewartakan empat kader NasDem menyatakan mundur. Mereka adalah Ketua Dewan Pakar Hary Tanoesoedibjo, Sekjen Partai NasDem Ahmad Rofiq, Sekjen Gerakan Pemuda Nasional Demokrat DPW DKI Jakarta Saiful Haq, dan Endang Tirtana Wakil Ketua Internal DPP Partai NasDem.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini