News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kasus Travel Cheque

Tingkat Banding Miranda Tetap Divonis 3 Tahun

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Suaray Goeltom saat menjalani persidangan dengan agenda pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Kamis (27/9/2012). Majelis hakim Tipikor memutus Miranda penjara 3 tahun dengan denda Rp 100 juta dan subsider 3 bulan karena terlibat suap dalam pemilihan dirinya di Komisi IX DPR. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menguatkan putusan pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta atas perkara terdakwa perkara suap cek pelawat, Miranda Swaray Goeltoem.

Artinya vonis yang diterima Miranda sama seperti yang diputus Pengadilan Tipikor Jakarta, yakni tiga tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan.

"Menguatkan putusan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," kata Juru Bicara Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta, Achmad Sobari saat dihubungi wartawan, Rabu (23/1/2013).

Pada putusan, Majelis hakim PT yang diketuai juga oleh Achmad Sobari menilai bahwa majelis hakim tingkat pertama sudah cermat sesuai bukti fakta hukum dalam menjatuhkan putusannya. Atas putusan PT, Miranda memerintahkan agar mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia itu tetap ditahan.

"Menetapkan agar terdakwa ditahan dan menetapkan kepada terdakwa bayar biaya perkara Rp 10.000," imbuhnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini