News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Presiden PKS Baru

Sudah Dapat Diprediksi Anis Matta Menggantikan Luthfi

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq dengan jaket tahanan digelandang ke mobil tahanan dari Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (31/1/2013). Ia terjerat sebagai tersangka dugaan suap perijinan impor daging sapi. Luthfi juga memberi pernyataan mundur dari jabatan Presiden PKS. Warta Kota/Henry Lopulalan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terpilihnya Anis Matta menjadi Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menggantikan Luthfi Hasan Ishaaq, yang mengundurkan diri pascaditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sudah dapat ditebak sebelumnya.

Menurut pengamat politik Universitas Indonesia (UI), Boni Hargens, Anis saat ini sebagai 'pemain utama' dalam lingkungan elit PKS, pascapenangkapan Luthfie. Dan Anis lanjutnya sudah sejak dulu merupakan lawan politik Luthfie di dalam tubuh PKS.

"Ring satu PKS, Anis sedang menjadi pemain utama, dan memainkan bola. Itu logika yang sudah ada sejak awal," ujar Boni kepada Tribunnews.com, Jumat (1/2/2013).

Walau sudah berganti rezim, Boni memperkirakan tidak akan banyak membawa perubahan terhadap keterpilihan mereka pascatertangkapnya Luthfie.

"Apakah setelah ia jadi, PKS jadi lebih baik? Belum tentu, imbas ditangkapnya Luthfie akan pengaruhi perolehan suara PKS, dan mereduksi dukungan," tuturnya.

"Hitungannya susah untuk Pemilu 2014 untuk menarik simpati publik karena sudah terlanjur tercoreng, kalau ini (kasus dugaan korupsi Luthfi Hasan Ishaaq), terjadi pada partai politik lain, masyarakat akan menilai itu biasa, karena mereka sejak awal tidak memproklamirkan sebagai partai bersih, namun berlipat-lipat jadinya kalau itu terjadi pada PKS, karena sejak awal mereka sudah memproklamirkan sebagai partai agama yang bersih. Ketua Umumnya lagi yang ditangkap," kata Boni.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini