News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Presiden PKS Terlibat Suap

Luthfi Pesan Anis Bawa PKS Tiga Besar

Penulis: Y Gustaman
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden baru Partai Keadilan Sejahtera (PKS), M Anis Matta memberikan pidato politiknya di Kantor DPP PKS, Jakarta, Jumat (1/2/2013). Mantan Sekjen PKS ini diangkat menjadi Presiden PKS, setelah Presiden terdahulu, Luthfi Hasan Ishaaq ditahan KPK karena diduga terlibat korupsi. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kendati tersandung dugaan suap impor daging sapi dan tak lagi menjabat sebagai Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq menerima seratus persen penggantinya adalah mantan sekjen, Anis Matta. Luthfi mengaku tidak mempersoalkan naiknya Anis sebagai penerus Presiden PKS.

Sebagai kader, Luthfi mengakui sosok Anis pas untuk membawa partai kader ini masuk sebagai pemenang pemilu 2014.

"Dia dalam posisi sebagai kader PKS tentu ikut sebagai kebijakan partai. Kata dia, kita bekerja secara sistem. Bukan karena orang," ujar pengacara Zainuddin Paru, yang menerangkan kliennya mendukung Anis, kepada Tribun di Jakarta, Sabtu (2/2/2013).

Usai menjalani pemeriksaan dan langsung ditahan di Rumah Tahanan Militer, Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2013), Luthfi memilih fokus pada masalah hukum yang dialaminya sehingga menyampaikan surat pengunduran diri ke partai.

Kepada penggantinya, Zainuddin melanjutkan, Luthfi sempat memberikan pesan untuk diteruskan semua kader."Beliau tetap meminta PKS tetap tiga besar dalam Pemilu 2014 nanti," ungkap Zainuddin.

Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Luthfi sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap impor daging sapi. Ia diduga menerima uang Rp 1 miliar dari PT Indoguna Utama, lewat asistennya, Ahmad Fathonah, yang ditangkap KPK pada Selasa.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini