News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kasus Impor Daging Sapi

Achmad Mubarok: PKS Terkena Arisan Nasib

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Rachmat Hidayat
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ahmad Mubarok

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA--Anggota Dewan Pembina Demokrat Ahmad Mubarok menilai, kasus yang dialami Partai Keadilan Sejahtera (PKS) layaknya sebuah arisan. Diketahui Mantan Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaaq menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap daging sapi impor.

"Ini arisan saja. Arisan nasib. Kemarin Demokrat, sekarang PKS, besok Golkar. Kalau nanti siapa yang naik ya Demokrat duluan," kata Mubarok di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Minggu (3/2/2013).

Mubarok mengakui bila watak politik adalah korupsi. Namun, kata Mubarok, yang menjadi persoalan apakah korupsi tersebut spektakuler atau tidak. "Kalau Nazaruddin sangat dahsyat, lebih dahsyat lagi kalau itu presidennya," ujar Mubarok.

Mengenai evaluasi internal Demokrat, Mubarok mengaku pihaknya sudah melakukannya. Sedangkan calon presiden yang akan diusung akan dipublikasikan pada pertengahan 2013.

"Kalau (Presiden PKS) Anis Matta kan bilang mau tobat nasional, itu karena terkejutnya luar biasa. Kalau kita kan sekarang ada dewan pengawas, melototi semua kader yang ada," imbuhnya.

Mengenai pencegahan korupsi, Mubarok mengatakan sistem harus diperbaiki. Pasalnya, kata, Mubarok, masyarakat sendiri mendorong adanya korupsi. Ia mencontohkan adanya anggota DPR yang ke daerah kemudia masyarakat meminta proposal proyeknya diloloskan.

"Sesungguhnya ini ketidaksiapan reformasi. Problemnya tidak bisa menerima reformasi politik dan ekonomi. Kebebasan dikawal dengan kebebasan, maka kebebasan sekarang tidak relevan dengan kesejahteraan," tegasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini