News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Nasib Anas di Demokrat

Pasek: KPK Jangan Masuk Pusaran Politik

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Gusti Sawabi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gede Pasek Suardika

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Demokrat Gede Pasek Suardika menilai kasus surat perintah penyidikan (Sprindik) atas nama tersangka Anas Urbaningrum (AU) tidak baik. Pasek meminta KPK jangan memasuki dunia politik.

"Kami berharap KPK sudah bersungguh secara internal. Harus dipikirkan KPK jangan sampai masuk pusaran politik," kata Pasek di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (12/2/2013).

Pasek mengatakan KPK harus menjaga marwahnya sebagai lembaga yang independen menangani kasus korupsi. Apalagi tahun 2013 merupakan tahun politik sehingga berbahaya bila KPK masuk ke pusaran politik.

Ketua Komisi III itupun meminta kasus sprindik palsu itu diproses secara hukum.
"Di internal KPK lakukan intensif, kalau palsu harus diproses secara hukum. Kalau langgar etika harus diproses, kalau perlu dipecat, karena ini terkait marwah KPK," tuturnya.

Pasalnya, kata Pasek, Sprindik tersebut harus bersifat rahasia. Jika surat itu bocor, Pasek melihat KPK terkesan mengikuti dinamika politik yang ada.

"Seperti dikejar deadline. Kalau ada pimpinan KPK berdasarkan deadline ruyasak integritas lembaga ini," tukasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini