News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kongres Luar Biasa Partai Demokrat

Majelis Tinggi Bantah Minta Dukungan Calon Ketua Umum Demokrat

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Gusti Sawabi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jhonny Allen ditemui di Sela sela Rakornas Partai Demokrat enggan mengomentari kasus yang menimpa sepupunya Nasaruddin. Nasir hari ini terlihat mengikuti Rakornas hari ke dua Partai Demokrat di SICC, Minggu (24/07/2011). (TRIBUNNEWS.COM/MBR/Felix Jody Kinarwan)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Demokrat Jhony Allen Marbun mengakui adanya pesan singkat kepada pengurus daerah. Ia mengatakan hal itu sebagai bentuk komunikasi dua arah.

Jhony yang juga anggota majelis tinggi mengungkapkan pesan singkat itu meminta masukkan terhadap sosok ketua umum serta dukungan terhadap Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan digelar di Bali.

"Itu komunikasi dua arah, Majelis Tinggi orang tua, daerah itu saudara dan adik-adik," kata Jhony di Gedung DPR, Rabu (20/3/2013) malam.

Jhony menuturkan pendapat dari daerah mayoritas meminta Demokrat untuk fokus memenangkan pemilu legislatif. "Capres-cawapres jangan dululah. Tahap demi tahap," imbuhnya.

Ketika ditanyakan apakah pesan singkat itu meminta pengurus daerah memberikan dukungan kepada calon ketua umum yang diusung Majelis Tinggi, Jhony membantahnya.

"Engga ada. Dukungan itu dalam konteks KLB, supaya musyawarah mufakat karena waktu pendek. Yang ada mungkin singkronisasi AD/ART," tuturnya.

Ia pun juga menolak usulan Ketua DPP Demokrat Gede Pasek Suardika yang mengatakan Majelis Tinggi bisa dibubarkan.

"Engga ada itu. Apapun namanya kan orangtua bisa memberikan masukan kepada anaknya," tukasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini