News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kongres Luar Biasa Demokrat

SBY Ketua Umum Posisi Ibas Bisa Digeser

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sekjen Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono melambaikan tangan dari dalam mobilnya usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (25/3/2013). Putra Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono yang biasa disapa Ibas tersebut diperiksa berdasarkan laporan pencemaran nama baik atas dirinya, yang disebut menerima aliran dana USD 200 ribu oleh saksi korupsi Hambalang, Yulianis. AFP PHOTO / ADEK BERRY

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fraksi Demokrat akhirnya memberikan dukungannya kepada Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Ketua Umum. Dalam pernyataan fraksi tersebut turut hadir Ketua DPP Demokrat Sutan Bathoegana.

Padahal, Sutan sebelumnya menyatakan penolakannya kepada SBY sebagai ketua umum. "Saya mau katakan itu pendapat pribadi, kalau konstitusi ya itu jawaban fraksi Demokrat," kata Sutan usai jumpa pers di Fraksi Demokrat, Jakarta, Kamis (28/3/2013).

Sutan mengkhawatirkan adanya persepsi negatif di masyarakat jika SBY terpilih menjadi ketua umum. Sementara putra bungsu SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) sebagai sekjen Demokrat.

"Ketua umum SBY, sekjen Ibas, apa kata dunia, apa kata mertua. Sebagai partai modern nanti ada persepsi negatif di masyarakat," katanya.

Sutan pun mengatakan nama SBY disodorkan sebagai ketua umum baru sebatas wacana. Ia pun mengatakan ada kemungkinan posisi Ibas digeser jika SBY terpilih menjadi ketua umum.

"Bisa saja Ibas digeser biar engga uyel-uyelan. Ini azas kepantasan saja," imbuhnya.

Ketua Komisi VII itu menegaskan bahwa pendapatnya itu ditujukan agar Demokrat tetap solid hingga 2014. "Kalau mau partai solid, saya juga mau partai itu solid," tukasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini